Dalam persaingan SEO, backlink menjadi elemen penting yang sering dianalisis untuk memahami strategi website lain. Kompetitor yang memiliki profil backlink kuat biasanya memperoleh tautan dari berbagai domain dengan karakter dan kualitas berbeda. Karena itu, pemilik website perlu melihat bukan hanya jumlah backlink, tetapi juga jenis tautan yang mereka miliki.
Memahami cara menganalisis persentase backlink dofollow milik kompetitor membantu Anda menemukan pola link building yang dapat dijadikan bahan evaluasi. Analisis ini tidak bertujuan meniru seluruh backlink kompetitor, melainkan mencari peluang yang relevan untuk memperkuat strategi SEO sendiri.
Apa Itu Persentase Backlink Dofollow?
Persentase backlink dofollow menunjukkan perbandingan antara jumlah tautan dofollow dan keseluruhan backlink yang dimiliki sebuah domain. Dofollow bukan atribut HTML khusus. Istilah tersebut digunakan praktisi SEO untuk menyebut tautan standar yang tidak memakai atribut seperti nofollow, ugc, atau sponsored.
Persentase tersebut dapat memberikan gambaran mengenai komposisi profil tautan. Namun, angka tinggi tidak otomatis menunjukkan strategi backlink yang lebih baik.
Mengapa Profil Backlink Kompetitor Perlu Dianalisis?
Analisis kompetitor membantu Anda memahami cara website lain membangun otoritas dan mencari sumber backlink.
Anda dapat menemukan peluang dari media industri, blog niche, direktori bisnis, komunitas, atau website edukasi. Dengan informasi tersebut, strategi link building bisa disusun berdasarkan peluang yang relevan.
Langkah Menganalisis Persentase Backlink Dofollow
Pilih Kompetitor yang Tepat
Mulailah dengan memilih dua sampai lima kompetitor yang memiliki target keyword serupa. Jangan hanya memilih website dengan traffic paling besar. Pilih domain yang benar-benar bersaing pada halaman pencarian yang sama.
Gunakan Tools SEO
Tools seperti Ahrefs, Semrush, atau Moz dapat membantu melihat jumlah backlink dan referring domain. Masukkan domain kompetitor, kemudian cari laporan mengenai jenis tautan yang mereka miliki.
Data dari tools dapat berbeda karena setiap platform menggunakan indeks backlink masing-masing. Karena itu, gunakan data sebagai bahan analisis, bukan sebagai angka mutlak.
Catat Jumlah Dofollow dan Total Backlink
Setelah memperoleh data, catat jumlah backlink dofollow dan keseluruhan backlink. Gunakan rumus sederhana berikut:
Persentase dofollow = (jumlah backlink dofollow ÷ total backlink) × 100%
Contohnya, jika kompetitor memiliki 800 backlink dan 600 di antaranya berstatus dofollow, persentasenya mencapai 75%.
Bandingkan Beberapa Kompetitor
Jangan mengambil kesimpulan dari satu website saja. Bandingkan persentase dofollow beberapa kompetitor untuk melihat pola yang lebih umum dalam niche tersebut.
Jika sebagian besar kompetitor memiliki komposisi yang relatif serupa, data tersebut dapat menjadi referensi ketika Anda menyusun strategi backlink.
Jangan Terpaku pada Persentase
Persentase dofollow hanya menunjukkan komposisi tautan, bukan kualitas backlink. Kompetitor dengan persentase 80% belum tentu memiliki profil lebih kuat daripada website dengan persentase 60%.
Periksa juga kualitas referring domain, relevansi topik, otoritas halaman, anchor text, dan posisi tautan. Backlink dari website relevan dapat memberikan nilai yang lebih berarti dibandingkan banyak tautan dari sumber berkualitas rendah.
Analisis Anchor Text Kompetitor
Setelah mengetahui persentase dofollow, periksa anchor text yang digunakan kompetitor. Cari tahu apakah mereka banyak memakai nama brand, URL, keyword, atau frasa umum.
Data ini dapat membantu Anda membangun variasi anchor text yang lebih natural. Hindari menyalin pola keyword kompetitor secara berlebihan karena setiap website memiliki kebutuhan dan profil tautan yang berbeda.
Temukan Peluang Backlink
Gunakan hasil analisis untuk menemukan domain yang relevan dan berpotensi memberikan tautan. Anda dapat mencari website yang menautkan beberapa kompetitor sekaligus.
Peluang tersebut kemudian dapat diprioritaskan berdasarkan relevansi, kualitas konten, reputasi domain, dan potensi referral traffic. Dengan pendekatan tersebut, strategi link building menjadi lebih terarah.
Kesimpulan
Cara menganalisis persentase backlink dofollow milik kompetitor dapat dilakukan dengan memilih kompetitor, menggunakan tools SEO, menghitung komposisi dofollow, membandingkan beberapa domain, serta mengevaluasi kualitas sumber tautan. Persentase dofollow sebaiknya digunakan sebagai salah satu data, bukan satu-satunya ukuran kualitas backlink.
Jika membutuhkan bantuan untuk membangun profil backlink yang lebih terarah, jasa backlink dofollow dapat dipertimbangkan dengan tetap mengutamakan relevansi niche, kualitas domain, variasi anchor text, dan strategi link building yang aman.

saya naurah dari jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Saya merupakan pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, saya mampu dalam bidang editing foto dan sedang belajar dalam bidang penulisan artikel
