Memahami pertanyaan tentang apakah TOEFL iBT dan ITP sama merupakan langkah awal yang sangat krusial sebelum Anda mendaftar ujian bahasa Inggris. Banyak calon mahasiswa dan profesional salah memilih jenis tes karena menganggap kedua ujian ini identik.
Meskipun sama-sama menguji kemampuan bahasa Inggris akademis di bawah naungan ETS (Educational Testing Service), kedua tes ini memiliki perbedaan mendasar dari segi format, kegunaan, durasi, hingga biaya tes.
Artikel ini mengulas secara rinci perbedaan kedua jenis tes tersebut untuk membantu Anda memilih ujian yang paling tepat.
Perbedaan Tujuan Penggunaan serta Pengakuan Sertifikat
Pertanyaan mengenai apakah TOEFL iBT dan ITP sama paling sering muncul saat peserta hendak melamar beasiswa atau pekerjaan. Perbedaan utama kedua tes ini berada pada jangkauan pengakuan sertifikat resmi yang instansi sediakan:
1. TOEFL iBT (Internet-Based Test)
Pihak penyelenggara merancang tes ini untuk keperluan internasional. Universitas luar negeri (seperti di Amerika Serikat, Eropa, dan Australia), lembaga beasiswa global (seperti LPDP tujuan luar negeri atau Fullbright), serta visa imigrasi mewajibkan sertifikat TOEFL iBT.
2. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)
Pihak penyelenggara merancang tes ini untuk skala institusional atau domestik. Ujian ini berlaku untuk syarat kelulusan sidang universitas dalam negeri, rekrutmen CPNS, BUMN, serta seleksi beasiswa dalam negeri.
Perbedaan Sesi Keterampilan yang Diuji serta Format Tes
Format pengerjaan memberikan jawaban tegas atas pertanyaan apakah TOEFL iBT dan ITP sama. Kedua tes menguji domain keterampilan yang berbeda dengan media pengerjaan yang tidak sama:
1. Materi Ujian TOEFL iBT
Tes ini menguji empat keterampilan bahasa secara produktif dan integratif, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Anda akan mengerjakan seluruh soal menggunakan komputer secara daring (online).
2. Materi Ujian TOEFL ITP
Tes ini hanya menguji kemampuan pasif dan reseptif, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression (tata bahasa), serta Reading Comprehension. Tes ini tidak menguji kemampuan berbicara (speaking) maupun menulis (writing).
Perbandingan Struktur Soal Beserta Sistem Skor dan Biaya Ujian
Untuk memudahkan Anda memahami gambaran secara menyeluruh, tabel berikut merangkum perbedaan teknis antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP:
| Kriteria Pembeda | TOEFL iBT (Internet-Based) | TOEFL ITP (Institutional) |
| Sesi Ujian | Reading, Listening, Speaking, Writing | Listening, Structure, Reading |
| Skala Skor | 0 – 120 Poin | 310 – 677 Poin |
| Media Ujian | Komputer & Internet | Kertas (PBT) atau Komputer Luring |
| Durasi Tes | Sekitar 2 Jam | Sekitar 1 Jam 55 Menit |
| Kisaran Biaya | USD 205 – USD 225 (Rp3,3 Jutaan) | Rp550.000 – Rp600.000 |
| Jangkauan Pengakuan | Internasional & Global | Domestik & Institusional |
Cara Menentukan Jenis Tes yang Tepat Sesuai Kebutuhan Anda
Setelah memahami bahwa kedua tes ini berbeda, Anda wajib menentukan pilihan sesuai target akademis atau karier Anda. Jangan sampai Anda mengeluarkan biaya tinggi untuk TOEFL iBT jika lembaga tujuan hanya meminta TOEFL ITP. Sebaliknya, jangan sampai Anda menyerahkan sertifikat TOEFL ITP untuk pendaftaran universitas luar negeri yang menuntut TOEFL iBT.
Anda dapat mempelajari analisis mendalam mengenai perbedaan TOEFL iBT ITP dari penyedia pelatihan tepercaya agar tidak salah mengambil keputusan. Program persiapan intensif bersama ltigroup.id membantu Anda menguasai strategi pengerjaan soal secara cepat dan akurat, baik untuk persiapan tes iBT maupun ITP.
Kesimpulan
Jadi, jawaban atas pertanyaan apakah TOEFL iBT dan ITP sama adalah tidak sama. TOEFL iBT menguji empat keterampilan bahasa Inggris lengkap untuk kebutuhan internasional, sedangkan TOEFL ITP menguji tiga keterampilan dasar untuk kebutuhan domestik. Kenali persyaratan instansi tujuan Anda terlebih dahulu sebelum mendaftar ujian agar persiapan belajar Anda berjalan efektif dan efisien.
